JURNAL PEMISAHAN KROMATOGRAFI KOLOM

 

JURNAL PEMISAHAN KROMATOGRAFI KOLOM

PRAKTIKUM

KIMIA ORGANIK I

                                                                                 





 


 

NAMA : LENNY FRISKHA TAMBA

                NIM      : A1C119035

 

DOSEN PENGAMPU :

Dr.Drs. SYAMSURIZAL, M.Si. 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

                                                                              2021

 

 

 

 I.     Judul                    : Pemisahan Kromatografi Lapis Tipis

 II.   Hari/tanggal       : Senin/ 10 Mei 2021

 III.  Tujuan               : Adapun tujuan dari praktikum ini adalah:

1. Untuk mengetahui cara pemisahan komponen dalam suatu campuran menggunakan metode kromatografi kolom

IV. Landasan Teori

 

Pemisahan kromatografi kolom adsorpsi didasarkan pada absorpsi komponen campuran dengan afinitas yang berbeda pada permukaan fasa diam.Kromatografi kolom adsorpsi ini merupakan metode pemisahan padat-cair, dimana substrat padat berperan sebagai fasa diam. Ini tidak larut dalam fase cair, dan pergerakannya adalah cairan atau pelarut.Ini selalu membawa komponen campuran selama proses berlangsung. Kemudian pemisahan ini juga bergantung pada keseimbangan yang dibentuk oleh antarmuka antara partikel adsorben yang bergerak kasar dan komposisi Relatif. kelarutan dalam fase aliran (Underwood, 2002)

Fase diam dapat berbentuk kolom, di mana fase gerak dibiarkan mengalir (kromatografi kolom), dan dalam bentuk lapisan tipis, di mana fase gerak dibiarkan naik berdasarkan aksi kapiler (lapis tipis). kromatografi). Perlu dicatat bahwa senyawa yang berbeda memiliki koefisien partisi yang berbeda antara fasa gerak dan fasa diam. Senyawa yang berinteraksi lemah dengan fase diam akan bergerak lebih cepat melalui sistem kromatografi. Senyawa yang memiliki interaksi kuat dengan fase diam bergerak sangat lambat (Alinin, 2007).

Pada dasarnya, kromatografi kolom memisahkan komponen dalam sampel dengan melewatkan sampel melalui kolom. Dalam hal ini, sampel dibawa oleh pembawa atau fase gerak (fase gerak). Ketika kolom kromatografi mengandung bahan yang disebut fase diam, bahan tersebut digunakan untuk memisahkan komponen sampel (Rahmawati,2012).

V. Alat dan Bahan

5.1 Alat

a)      Jarum suntik plastic 30 ml, tanpa jarum

b)      Space sand (24 ml atau sektar 2 Tbsp) (Pasir putih disarankan agar pewarna tidak ,berpotensi mengganggu eluen)

c)       Gunting

d)      Kapas bulat 2 buah

e)      Gelas plastic tak berwarna 21 buah

f)       Psidol permanen atau label dan pulpen

g)      Buku catatan

 

5.2 Bahan

a)      isoporopil alkohol 150 ml

b)      Air suling 105 ml

c)      Soda anggur  30 ml

 

VI. Prosedur Kerja

3 gelas

-          Siapkan tiga gelas, isi dengan masing-masing : 70 % isopropyl alkohol, air suling dan soda anggur

-          Tuangkan larutan kedalam masing-masing gelas

6 Gelas plastic

-          Siapkan enam gelas plastik dan diberi label : limbah, fraksi 1, fraksi 2, fraksi 3, fraksi 4, fraksi 5

Jarum suntik

-          Siapkan jarum suntik mainan, 8 ml space sand (pasir mainan), kapas dan spidol

-          Masukkan kapas kemudian masukkan 8 ml space sand lalu dipadatkan dan diberi label A

-          Setelah itu, disiapkan 30 ml isopropil alkohol dengan menggunakan jarum suntik dan diberi label B

-          Ditempatkan gelas limbah dibawah jarum suntik A dan jarum suntik A dibawah jarum suntik B yang berisi isopropil alkohol

-          Selanjutnya masukkan isopropil alkohol kedalam jarum suntik A secara perlahan

-          Lalu tampung larutan yang keluar dengan gelas limbah

-          Kemudian disiapkan 30 ml air suling menggunakan jarum suntik B

-          Tempatkan gelas limbah dibawah jarum suntik A dan jarum suntik A dibawah jarum suntik B yang berisi air suling

-          Lalu masukkan air suling kedalam jarum suntik A secara perlahan

-          Dan ditampung larutan yang keluar dengan gelas limbah

-          Kolom sekarang telah diseimbangkan dan siap untuk digunakan dengan penambahan soda anggur

-          Dicatat warna pasir yang diseimbangkan dalam tabel data dibuku catatan

-          Masukkan 10 ml soda anggur kedalam jarum suntik A

-          Lalu tempatkan gelas fraksi 1 dibawah jarum suntik A atau bisa juga diambil dengan jarum suntik B lalu masukkan kejarum suntik A

-          Dicatat pengamatan setiap warna eluate yang keluar pada gelas fraksi dan warna pasir dijarum suntik pada tabel data dibuku catatan

-          Kemudian ditambahkan air suling dan isopropil alkohol untuk hasil yang lebih baik

-          Siapkan 5 ml air suling dengan menggunakan jarum suntik B

-          Setelah itu, tempatkan gelas fraksi 2 dibawah jarum suntik A dan jarum suntik A dibawah jarum suntik  B uang berisi air suling

-          Lalu dimasukkan kedalam jarum suntik A secara perlahan dan tampung larutan yang keluar dengan gelas fraksi 2

-          Siapkan 10 ml isopropil alkohol menggunakan jarum suntik B

-          Kemudian tempatkan gelas fraksi 3 dibawah jarum sunti k A dan jarum suntik A dibawah jarum suntik B yang berisi isopropil alkohol

-          Lalu dimasukkan isopropil alkohol kedalam jarum suntik A secara perlahan dan ditampung larutan yang keluar dengan gelas fraksi 3

-          Ketika warna eluet sudah berganti (bukan biru lagi) secepatnya toatkan jarum suntik A diatas gelas fraksi 4

-          Selanjutnya disiapkan 15 ml isopropil alkohol menggunakan jarum suntik B

-          Lalu tempatkan gelas fraksi 5 dibawah jarum suntik A dan jarum suntik A dibawah jarum suntik B yang berisi isopropil alkohol

-          Kemudian masukkan isopropil alkohol kedalam jarum suntik A secara perlahan dan tampung larutan yang keluar dengan gelas fraksi 5

-          Diulangi percobaan 2 kali lagi dan catat pengamatan difabel data buku catatan untuk uji coba 2 dan 3

Hasil

Permasalahan:

1. mengapa pada percobaan ini harus menggunakan jarum suntik?

2. apa kegunaan kaaps pada percobaan ini?

3. selain bahan yang digunakan pada percobaan ini, apakah ada bahan lain untuk melakukan percobaan kromatografi kolom?

 

Link youtube: https://www.youtube.com/watch?v=zQVmbmqeTmI

Komentar

  1. Baiklah saya gadis septyo wulandari dengan nim a1c119026 akan menjawab permasalahan nomor 2. Fungsi digunakan kapas yaitu sebagai penyaring

    BalasHapus
  2. Assalammualaikum wr wb, Baiklah saya Cyntia Widi Udya dengan NIM A1C119011 akan menjawab pertanyaaan no 3. Ada, seperti trigliserida, alumina, serbuk selulosa, methanol, etil asetat, N-heksana, dan silica gel .

    BalasHapus
  3. Baiklah perkenalkan saya Ike Sonia (A1C119032) akan menjawab permasalahan nomor 1. Sebenarnya bisa digunakan alat lain selain jarum suntik pada percobaan ini, hanya saja jarum suntik mempermudah dalam proses mengambil larutan

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL REAKSI-REAKSI ALDEHID