JURNAL REAKSI-REAKSI ALKOHOL
JURNAL
REAKSI-REAKSI ALKOHOL
PRAKTIKUM
KIMIA ORGANIK I
NAMA : LENNY FRISKHA TAMBA
NIM : A1C119035
DOSEN PENGAMPU :
Dr.Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
I. Judul
: Reaksi-Reaksi Alkohol
II. Hari/tanggal :
Senin/ 12 April 2021
III. Tujuan : adapun
tujuan dari praktikum ini adalah:
1. Untuk menentukan
apakah didalam alkohol terdapat air?
2. untuk menguji alkohol dengan cara Esterifikasi
alkohol
IV. Landasan Teori :
Alkohol merupakan salah
satu senyawa kimia organik mempunyai gugus hidroksil (-OH), dengan adanya gugus
hidroksil (-OH) ini alkohol memiliki karakteristik yang khas yang berikatan
dengan salah satu gugus karbon dalam rumus kimia suatu molekul. Sumber alkohol
yang umum beredar antara lain ethanol, methanol, isopropanol dan diethylene
glikol (Manela, 2018)
Alkohol dapat
digolongkan menjaddi 3 bagian yaitu, alkohol primer, sekunder, dan tersier, dan
gugus OH nya terikat pada satu, dua atau tiga atom karbon lainnya. Dimana kita
ketahui bahwa alkohol memiliki kecepatan reaksi yang berbeda terhadap suatu
reagent, dan hasil yang diperoleh berbeda pula, tergantung pada jenis
alkoholnya. Untuk menentukan struktur suatu alkohol yang belum dikenal,
pengujian yang dapat membedakan antara ketiga golongan terseebut (Tim Kimia
Organik I, 2021).
semua alkohol mengandung gugus fungsi
hidroksil Oh beberapa alkohol yang umum yakni alkohol atau etanol yang ini yang
paling dikenal etanol dihasilkan secara biologis melalui fermentasi gula atau
Pakis dengan tanpa oksigen enzim yang ada dalam ragi atau kultur bakteri
mengkatalis reaksi itu
C6H12O6(aq) → 2CH3CH2OH(aq)
+ 2CO2(g)
secara komersial etanol
diproduksi melalui reaksi adisi dimana air digabungkan dengan etilena pada
sekitar 280°C dan 300 atm
CH2 = CH2(gr)
+ H2O(g) → CH3CH2OH(g)
(Chang, 2008)
V.
Alat dan Bahan
5.1 Alat
Adapun alat yang
digunakan pada praktikum ini yaitu:
1. Tabung
reaksi
2. Api
Bunsen
3. Penjepit
tabung reaksi
4. Gelas
ukur
5. Pipet
tetes
6. Batang
pengaduk
7. sendok
5.2 Bahan
Adapun bahan yang
digunakan pada praktikum ini, yaitu:
1. Alkohol
50%
2. Aquades
3. Etanol 96%
4. CuSO4
5. K2CO3
6. Asam
asetat
7. Asam
sulfat P
VI.
Prosedur Kerja
6.1 pengujian adanya air pada
alkohol
1. diambil
masing-masing 5ml alkohol 50%
2. dimasukkan ketabung
reaksi
3. dimasukkan
sekitar 2 gr CuSO4 kesalah satu tabung reaksi, lalu diaduk dan
amati perubahan yang terjadi
4. Dimasukkan sekitar 2
gr K2CO3 kesalah satu tabung reaksi, lalu
diaduk dan amati perubahan yang terjadi.
6.2
Esterifikasi Alkohol
1. Dimasukkan 2 ml etanol 96% kedalam
tabung reaksi
2. Ditambahkan beberapa tetes asam asetat
dan 5 ml asam sulfat p
3. ditutup dengan kapas
4. Dipanaskan larutan tadi dengan
menggunakan Bunsen dan amati yang terjadi
5. Dituang larutan yang telah
dipanaskan tadi ke dalam 20 ml kemudian diamati dan cium aroma yang terbentuk
Link
video : https://youtu.be/6xMCkienqSw
Permasalahan
1. Apa fungsi kapas
pada percobaan ini dan mengapa pada saat diberi asam
asetat dan 5 ml asam sulfat p ditutup dengan kapas?
2.
mengapa pada percobaan ini menggunakan alkohol 50%?
3.
Apa fungsi dari pengadukan pada percobaan ini?
Perkenalkan saya Desri Indah Rahmadona A1C119041 pertanyaan no 3 yaitu fungsi pengadukan disini untuk melarutkan larutan agar tercampur dengan homogen dan dengan itu kita bisa melihat perubahan warna yang terjadi pada larutan
BalasHapusSaya Novia Rahmadhani dengan nim A1C119023 izin menjawab pertanyaan nomor 1. Fungsi kapas pada percobaan ini adalah untuk menutup bagian mulut tabung agar ketika dipanaskan tidak terdapat uap yang keluar
BalasHapusbaiklah saya mitha udhiyah dengan nim A1C119006 izin menjawab pertnyaan nomor 2 dimana pada percobaan ini digunakan alkohol 50% karena dengan kadar 50% sudah cukup untuk dapat dilakukannya percobaan ini
BalasHapus