LAPORAN REAKSI-REAKSI HIDROKARBON
LAPORAN REAKSI-REAKSI HIDROKARBON
PRAKTIKUM
KIMIA ORGANIK I
NAMA : LENNY FRISKHA TAMBA
NIM : A1C119035
DOSEN PENGAMPU :
Dr.Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
VII. Data Pengamatan
7.1 Reaksi-reaksi hidrokarbon
|
No |
Prosedur |
Fungsi alat dan bahan |
Tujuan |
Hasil |
|
1. 2. . 3. |
Campuran asam nitrat dengan benzen a) Dimasukkan asam nitrat kedalam tabung reaksi b) Ditambahkan larutan benzen c) Dimasukkan batu didih kedalam campuran larutan asam nitrat dan benzen d) Dipanaskan asam nitrat dengan benzen dan juga batu didih e) Dimasukkan asam nitrat kedalam tabung reaksi f) Ditambahkan larutan benzen g) Dimasukkan batu didih kedalam campuran larutan asam nitrat dan benzen h) Dimasukkan larutan campuran asam nitrat, benzen dan batu didih ke dalam
es batu Campuran minyak dengan
H2SO4 a) Dimasukkan minyak ke dalam tabung reaksi b) Ditambahkan dengan H2SO4 Campuran minyak dengan
air a) Dimasukkan minyak ke
dalam tabung reaksi b) Ditambahkan dengan air c) Dikocok |
· Tabung
reaksi sebagai tempat untuk menuangkan bahan kimia • Batu didih untuk
meratakan panas sehingga panas menjadi homogen pada seluruh bagian larutan • Lampu
spiritus sebagai bahan bakar untuk memanaskan larutan • Kaki tiga sebagai
alat penyangga pada proses pemanasan • Gelas
kimia sebagai tempat untuk melatakkan es batu dan campuran larutan • Asam
nitrat sebagai sampel untuk melakukan pengujian reaksi hidrokarbon • Benzen sebagai
sampel untuk melakukan pengujian reaksi hidrokarbon • Air sebagai
sampel untuk melakukan pengujian reaksi hidrokarbon • H2SO4 sebagai
sampel untuk melakukan pengujian reaksi hidrokarbon • Minyak sebagai
sampel untuk melakukan pengujian reaksi hidrokarbon |
Dilakukan pemanasan agar dapat melihat perubahan warna Dilakukan pencampuran kedalam batu es untuk menetralka suhu larutan Dilakukan pencampuran untuk melihat perubahan wujud maupun warna pada
larutan Dilakukan pengocokan untuk melihat perubahan pada larutan dengan zat yang
telah dicampurkan |
Warna larutan menjadi kuning jernih Timbul asap dan bau menyengat seperti bau tinta pena Terbentuk dua lapisan, larutan bagian atas berwarna merah gelap dan
larutan bawah berwarna merah bening Terjadi pemisahan, air dibagian bawah dan minyak dibagian atas |
VIII. Pembahasan
Hidrokarbon adalah
senyawa yang hanya mengandung karbon dan hidrogen. Bergantung pada sistem
awalnya, mereka dapat dibagi menjadi beberapa jenis. Hidrokarbon alifatik dapat
dibagi menjadi tiga bagian. Artinya, alkana yang mengandung ikatan atau biasa
disebut dengan alkana beku. Alkana dan alkena, masing-masing memiliki dua dan
tiga, atau disebut tak jenuh. Pada percobaan ini terdapat 3 percobaan.
Percobaan pertama yaitu
campuran asam nitrat dengan benzena. Pertama, dimasukkan campuran asam nitrat
dan benzena kedalam tabung reaksi, setelah itu masukkan batu didih
kedalam larutan lalu panaskan campuran asam nitrat dengan bezena dan batu
didih. Tujuan dari pemanasan campuran tadi yaitu untuk menentukan perubahan
warna apa yang terjadi pada percobaan ini. Setelah dipanaskan didapatlah hasil
perubahan warnanya yaitu larutan yang berubah menjadi kuning bening. Kemudian hasil
dari pemasukkan larutan campuran asam nitrat, benzena dan batu didih yang
dimasukkan es batu, setelah dimasukkan es batu kedalam larutan tadi didapatlah
hasil yaitu timbul asap dan bau menyengat seperti bau tinta pena.
Percobaan kedua pencampuran minyak
dengan H2SO4, dari pencampuran kedua larutan ini terjadi dua lapisan larutan
dibagian atas merah gelap dan larutan dibagian bawah merah bening. Kemudian
percobaan terakhir pada praktikum ini, yaitu campiran minyak dengan air,
setelah dicampur kedua larutan didapatlah hasil terjadinya pemisahan air
dibagian bawah dan minyak dibagian atas. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan molekul , yang mana molekul air itu bersifat polar
sedangkan minyak nonpolar olah karena itu minyak tidak dapat larut dalam air.
IX. Pertanyaan
1. Mengapa pada saat dilakukan pemanasan pada uji coba
campuran asam nitrat, benzena dan batu didih dihasilkan warna kuning
bening?
2. mengapa larutan minyak dan air tidak bisa menyatu?
3. Apa fungsi dari batu es pada percobaan ini?
X. KESIMPULAN
Adanya perubahan wujud maupun warnanya
hal ini karrena pecampuran antara dua zat dalam suatu larutan, bahan yang
digunakan sebagai suatu sampel untuk membuktikan atau melakukan pengujian
reaksi-reaksi karbon. Sehingga hasil yang didapatkan berupa adanya lapisan
dalam larutan yang menandakan larutan tersebut tidak bereaksi dengan sempurna.
XI. Daftar Pustaka
Rima Oktavianita, dkk. 2019. Efektivitas
Penggunaan Media Karami (Kartu Rahasia Kimia) Terhadap Aktivitas Dan Hasil
Belajar Siswa Pada Materi Hidrokarbon Kelas Xi Ipa Man Kubu Raya. Jurnal Ilmiah.
Vol. 7 No. 1.
Heri Budi Wibowo.
2016. Isomerisasi Polimer Melalui Reaksi
Sain Saye F Untuk Mengubah Konfigurasi HTPB (Hydroxil Terminated Polibutadiene).
Jurnal Teknologi Dirgantara. Vol.14. No 2.
Tim
Kimia Organik 1. 2021. Penuntun Praktikum
Kimia Organik 1. Jambi: Universitas Jambi.
Willbraham.
2013. Pengantar Kimia Organik Dan Hayati.
Bandung: ITB
baiklah saya Nurhayati dengan NIM A1C119077 akan menjawab pertanyaan nomor 3. pada percobaan ini, es batu berfungsi pada tahapan memasukkan campuran larutan kedalam batu es yang berfungsi untuk menetralkan suhu larutan.
BalasHapusbaiklah, saya Desi Anis Satriani dengan NIM A1C119014 akan mencoba menjawab pertanyaan no. 2
BalasHapuskarena minyak dan air memiliki sifat dan massa jeis yang berbeda. karena air bersifat polar sedangkan minyak bersifat nonpolar dan juga massa jenis air lebih besar daripada massa jenis minyak
baiklah saya mitha udhiyah dengan nim A1C119006 izin menjawab nomor 1 dimana pada saat dilakukan pemanasan pada uji coba campuran asam nitrat, benzena dan batu didih dihasilkan warna kuning bening yang menandakan pada percobaan tersebut benzena dan juga asam itrat tercampur dengan baik
BalasHapus