LAPORAN PERCOBAAN PENENTUAN KELAS KELARUTAN
JURNAL PERCOBAAN PENENTUAN KELAS KELARUTAN
PRAKTIKUM
KIMIA ORGANIK I
NAMA : LENNY FRISKHA TAMBA
NIM : A1C119035
DOSEN PENGAMPU :
Dr.Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
VII.
DATA PENGAMATAN
|
Prosedur |
Fungsi
alat dan bahan |
Tujuan |
Hasil |
|
Pertama melakukan uji 1 dengan menggunakan gelas
nomor 1,2 dan 3 Dituangkan air mineral (gelas 1), air dingin (gelas 2) dan
air panas (gelas 3) ke dalam gelas. Dimasukan gula pasir 1 sendok teh kedalam
gelas 1,2,3, lalu diaduk dengan sendok dengan kecepatan sedang. |
|
Tujuannya untuk mengetahui perbedaan lama waktu gula larut dalam air
yang di lihat dari perbedaan suhu masing-masing air |
Pada gelas nomor 1 , diperoleh suhu air 25◦C dan lama waktu gula larut dalam air yaitu
43,9 detik Pada gelas nomor 2, diperoleh suhu air 10◦C dan lama
waktu gula larut 1menit 11 detik. Pada gelas nomor 3, diperoleh suhu air 95◦C dan lama waktu gula larut
dalam air 29,61 detik. Jadi pada gelas no 3 gula melarut lebih cepat karena
suhu air gelas no 3 lebih tinggi dan semakin tinggi suhu maka gula akan larut
lebih cepat. |
|
Prosedur |
Fungsi
alat dan bahan |
Tujuan |
Hasil |
|
Kedua melakukan uji 2 dengan menggunakan gelas nomor
4,5 dan 6.Dituangkan air mineral (gelas 4), air dingin (gelas 5) dan air
panas (gelas 6) ke dalam gelas Dimasukan gula pasir 1 sendok teh kedalam
gelas 4,5 dan 6, Lalu pada gelas no 4 diaduk dengan kecepatan tinggi
.Pada gelas no 5 diaduk dengan kecepatan sedang , Pada gelas no 6 diaduk
dengan kecepatan pelan. |
4. 3 gelas
plastik (4,5 dan 6) Sebagai wadah dalam penentuan kelarutan gula dalam air 5. 3 gelas plastik (7,8 dan 9) Sebagai wadah
dalam penentuan kelarutan gula dalam air 6. Air Sebagai pelarut 7. Gula Sebagai zat terlarut yang akan
dianalisis |
Tujuannya untuk mengetahui kelarutan gula dalam air
yang dilihat dari perbedaan pengadukan tmasing-masing geals |
Pada gelas nomor 4, diperoleh suhu air 25◦C dan lama waktu gula larut dalam air 24,17
detik. Pada gelas nomor 5 , diperoleh suhu air 25◦C dan lama waktu gula larut
dalam air 45,90 detik. Pada gelas nomor 6, diperoleh suhunya 25◦C dan lama
waktu gula larut dalam air 1 menit 4 detik. Jadi gelas no 4 gula lebih cepat larut disebabkan
diaduk dengan kecepatan tinggi, dan semakin besar kecepatan pengadukan
semakin cepat agula larut dalam air. |
|
Prosedur |
Fungsi
alat dan bahan |
Tujuan |
Hasil |
|
Ketiga melakukan uji 3 menggunakan gelas nomor 7,8
dan 9 , Dituangkan air mineral (gelas 7), air dingin (gelas 8) dan air panas
(gelas 9) ke dalam gelas. Dimasukan gula pasir 1 sendok teh kedalam gelas no
7,lalu diaduk dengan kecepatan sedang. Dimasukan gula tumbuk 1 sendok teh
kedalam gelas no 8,lalu diaduk dengan kecepatan sedang. Dimasukan gula halus1
sendok teh kedalam gelas no 9,lalu diaduk dengan kecepatan sedang. |
|
Tujuannya untuk mengetahui kelarutan gula dalam air
yang dilihat dari perbedaan ukuran partikel gula |
Pada gelas nomor 7 , diperoleh suhu air 25◦C dan lama waktu gula larut dalam air 45,18
detik. Pada gelas nomor 8 , diperoleh suhu air 25◦C dan
lama waktu gula larut dalam air 30,18 detik. Pada gelas nomor 9 , diperoleh suhu air 25◦C
dan lama waktu gula larut dalam air 21,85 detik. Jadi pada gelas no 9 gula lebih cepat larut
disebabkan ukuran partikel gula lebih kecil dan semakin kecil ukuran partikel
gula makan semakin cepat gula larut dalam air
|
VIII. PEMBAHASAN
Pada praktikum
ini kami melakukan percobaan kelarutan gula dalam air. Pada percobaan ini kami
melakukan 3 kali uji coba. Percobaan pertama dengan menggunakan gelas plastik
no 1, 2, dan 3. Pada gelas no 1 dituangkan air mineral dan masukkan gula satu
sendok dan di aduk dengan kecepatan sedang, dan diperoleh suhu air 250C
dan waktu gula larut dalam air yaitu 43,9 detik. Selanjutnya gelas no 2
dituangkan air panas dan masukkan gula satu sendok dan aduk dengan kecepatan
sedang, dan diperoleh suhu 100C dan waktu gula larut dalam air yaitu
1 menit11 detik. Kemudian gelas no 3 dituangkan air es dan masukkan gula satu
sendok diaduk dengan kecepatan sedang, dan diperoleh suhu 950C dan
waktu gula larut dalam air yaitu 29,61 detik. Jadi pada
gelas no 3 gula melarut lebih cepat karena suhu air gelas no 3 lebih tinggi dan
semakin tinggi suhu maka gula akan larut lebih cepat.
Percobaan kedua dengan
menggunakan gelas plastik 4,5, dan 6. Pada gelas plastik no 4, 5, dan 6
dituangkan air mineral dengan volume yang sama. Pada gelas no 4 masukkan satu
sendok gula dan diaduk dengan kecepatan tinggi, dan diperoleh suhu 250C
dan waktu gula larut dalam air yaitu 24,17 detik. Selanjutnya gelas no 5
masukkan satu sendok gula dan diaduk dengan kecepatan sedang, dan diperoleh
suhu 250C dan waktu gula larut dalam air yaitu 45,90 detik. Kemudian
gelas no 6 masukkan satu sendok gula dan diaduk dengan kecepatan pelan, dan
diperoleh suhu 250C dan waktu gula larut dalam air yaitu 1 menit 4
detik. Jadi gelas no 4
gula lebih cepat larut disebabkan diaduk dengan kecepatan tinggi, dan semakin
besar kecepatan pengadukan semakin cepat agula larut dalam air.
Percobaan
ketiga dengan menggunakan gelas plastik 7, 8, dan 9. Pada gelas plastik no 7,
8, dan 9 dituangkan air mineral dengan volume yang sama. Pada gelas no 7
masukkan satu sendok gula pasir dan diaduk dengan kecepatan sedang, dan
diperoleh suhu 250C dan waktu gula larut dalam air yaitu 45,18
detik. Selanjutnya pada gelas no 8 masukkan satu sendok gula tumbuk dan diaduk
dengan kecepatan sedang, dan diperoleh suhu 250C dan waktu gula
larut dalam air yaitu 30,18 detik. Kemudian pada gelas no 9 masukkan satu
sendok gula halus dan diaduk dengan kecepatan sedang, dan diperoleh suhu 250C
dan waktu gula larut dalam air yaitu 21,85 detik. Jadi pada gelas no 9 gula lebih cepat larut disebabkan
ukuran partikel gula lebih kecil dan semakin kecil ukuran partikel gula makan
semakin cepat gula larut dalam air.
IX. PERMASALAHAN
1. Mengapa
semakin tinggi suhu air maka semakin cepat gula larut dalam air dan sebaliknya?
jelaskan!
2. Dari
percobaan yang kami lakukan faktor apa saja yang mempengaruhi kelarutan gula
dalam air? Dan jelaskan!
3. Gula yang ada
di minuman terkadang larut karena suhu air. Mengapa terjadi seperti itu?
X. KESIMPULAN
•
Semakin
tinggi suhu air, maka semakin cepat gula larut dalam air, dan semakin rendah
suhu air, proses kelarutan gula dalam air semakin lambat.
•
Semakin
cepat kita mengaduk, maka semakin cepat gula larut dalam air, dan semakin
lambat kita mengaduk maka proses kelarutan gula dalam air semakin lambat.
•
Semakin
kecil ukuran partikel gula, maka gula akan semakin cepat larut, dan semakin
besar partikel gula, maka semakin lambat gula larut.
XI.
DAFTAR PUSTAKA
Rozi, Fachrul., Dkk. Pengaruh Kombinasi Dan Rasio
Pelarut Terhadap Hasil Ekstraksi Minyak Dari Serabut Kelapa Sawit. Jurnal
Akademika Kimia. Vol 7 No 3.
(http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/JAK/article/view/11913, diakses pada 21 Februari 2021)
Wardani, Ratih Kusuma. 2020. Suhu,Waktu dan Kelarutan
Umbi Oksalat Pada Umbi Porang.Gresik: Graniti.
(https://books.google.co.id/books?id=hFMMEAAAQBAJ&pg=PA26&dq=kelarutan&hl=id&sa=X&ved=2ahUKEwi1ofHErvruAhXzmuYKHSf4BuoQ6AEwA3oECAIQAg#v=onepage&q=kelarutan&f=false, diakses pada 21 Februari 2021)
Fachrul, Dwi. 2018. Uji Analisis Kualitatif
Zat-Zat Organik Yang Terdapat dalam Sayuran. Jurnal Ilmiah volume
3. Nomor 1.
Baiklah perkenalkan saya Desri Indah Rahmadona A1C119041 akan mencoba menjawab pertanyaan no 1 jadi suhu suatu pelarut sangat lah mempengaruhi kecepatan kelarutan tersebut karena semakin tinggi suhu suatu zat pelarut maka semakin cepat zat atau sampel itu terlarut, ketika partikel pada suhu tinggi bergerak lebih cepat oleh karena itu zat pelarut dan terlarut bekerjasama dalam melarutkan. Dan sebaliknya jika suhu pelarut suatu zat rendah maka zat terlarut sangat lama melarut disebabkan partikel bergerak sangat lambat.
BalasHapusPerkenalkan saya Novia Rahmadhani dengan nim A1C119023 izin menjawab pertanyaan nomor 2. Faktor yang memengaruhi kelarutan gula dalam air diantaranya :
BalasHapus1. Suhu. Pelarut dengan suhu yang lebih tinggi akan lebih cepat melarutkan zat terlarut dibandingkan pelarut dengan suhu lebih rendah. Hal tersebut terjadi karena pada suhu yang lebih tinggi terdapat banyak molekul yang bergerak dibandingkan pada air yang suhunya lebih rendah. Hal itu menyebkan banyaknya molekul air dan gula pasir yang bertumbukan sehingga ikatan antar molekulnya lebih mudah untuk dipecah.
2. Ukuran zat terlarut. Ukuran zat terlarut dengan ukuran kecil (serbuk) lebih mudah melarut dibandingkan dengan zat terlarut yang berukuran besar. Hal tersebut disebabkan karena gula pasir yang telah ditumbuk halus memiliki ukuran partikel yang lebih kecil. Luas permukaan partikel yang berukuran kecil lebih besar sehingga interaksi antar partikel zat terlarut dan pelarut menjadi lebih mudah.
3. Volume. Volume pelarut yang besar akan lebih mudah melarutkan zat terlarut. Hal tersebut disebabkan celah antara partikel gula pasir dengan molekul air menjadi lebih besar sehingga gula cepat larut.
4. Pengadukan. Gula pasir akan lebih cepat larut apabila dilakukan proses pengadukan. Hal tersebut disebabkan peluang tumbukan yang terjadi antara zat terlarut dengan zat pelarutnya lebih besar.
Baiklah saya Nurhayati dengan NIM A1C119077 akan menjawab pertanyaan nomor 3. Gula larut dalam air dikarenakan gula memiliki tingkat kelarutan yang tinggi dalam air. Gula ketika diaduk dalam air maka molekul-molekulnya membelah, menyebar, dan bercampur ke seluruh air.
BalasHapus